Perubahan

May 18, 2009

ternyata dah lama juga gw gak ngisi blog tercinta ini. mungkin karena mood gw yang beberapa bulan belakangan ini ilang, dan baru pagi ini tiba2 aja kepikiran buat ganti judul blog, dapet lah “Just Something In My Mind”. well yah, sebenarnya gak ada hal prinsipal yang menjadi alesan kenapa gw mengganti judul blog, gw cuman pengen penyegaran. Gw mulai berpikir kalau saat ini gw lagi dalam posisi titik balik siklus kehidupan gw. menurun atau naik tidak masalah, gw hanya percaya kalau semakin lama, kita itu berkembang menujuh arah yang lebih baik.

that’s why we need change. kita butuh perubahan. hidup ini dinamis, roda jaman terus berputar, perilaku dan budaya terus berevolusi. hal ini menuntut kita untuk lebih cepat bisa beradaptasi, berhenti pada cara-cara konvensional, berubahlah ke arah yang lebih baik.

tapi Sayang, gak semua orang bisa seperti ini. beberapa dari mereka enggan berubah, terutama mereka-mereka yang sudah p/w alias posisi wuenak. karakter seseorang yang cepat puas dan takut gagal bisa menjadi faktor kenapa mereka menolak perubahan. disamping faktor-faktor lain, seperti ketidakmampuan beradaptasi, enggan mempelajari hal-hal baru, usia yang semakin lanjut, merasa diri dan pemikiran2nyalah yang paling benar dan beragam faktor-faktor lain. itulah kenapa revolusi ataupun gerakan pembaharuan lebih sering dimotori oleh kaum muda. Generasi muda tentunya generasi yang fresh dan dinamis dengan ide-ide baru yang selalu bermunculan, generasi Tua penuh dengan pengalaman dan kemapanan, membuat mereka lebih bijak dan tenang dalam menyelesaikan masalah.Namun sadarilah, kalau ini hanya bagian dari siklus. Seharusnya tidak ada masalah, tua ataupun muda, perubahan dan kemauan untuk belajar adalah keharusan. itulah syarat untuk bertahan.

Sebenarnya gw bicara tentang apa sih ? politik-kah ? not really, gw cuman curhat. gw bertemu seseorang yang seolah enggan menerima perubahan, dan tetap pada cara-cara mereka yang membosankan, melelahkan, inefisien dan konvensional, gw berfikir apa mungkin gw yang sebenernay gak mampu nerima mereka ? Tentu mereka sering membuat gw gusar. Tapi sekali lagi, perilaku manusia itu beragam, semua memiliki ciri, dan semua tidak pernah ada yang sempurna. dan seringkali pemahaman inilah yang menjadi alesan gw untuk bisa menerima perlakuan, perkataan ataupun penghinaan yang orang berikan pada gw.

Out of topic, tapi masih berkaitan dengan curhat (jadi curhat beneran nih). Baru-baru ini gw dibuat kesal, marah, sedih, kecewa dan beberapa bentuk perasaan lainnya. Dan berawal dari semua itulah kemudian muncul pertanyaan “Am I do something wrong ?”. pikiran gw keruh saat menerima cercaan yang bagi gw adalah penghinaan yang cukup menyakitkan yang pernah gw terima dalam hidup gw. Bayangkan kalau seseorang menghina nilai-nilai yang telah lo junjung sebagai prinsip hidup loe, tentu bukan masalah SARA, tapi lebih kearah nilai-nilai seperti kerja keras, kejujuran, dedikasi dan komitmen. dan saat mereka mencoreng nilai-nilai itu, artinya mereka mencoreng harga diri gw yang membuat gw marah se-marah marahnya. hal Ini menjadi pelajaran penting bagi gw. cercaan penghinaan tidak seharusnya gw balas dengan umpatan atau amarah. gw coba instropeksi, dan menemukan beberapa kesalahan dalam diri gw. dan gw mendapati kalau tidak ada yang salah dengan gw, kecuali telah bertemu dengan mereka :D . (dasarr)

Well back to topic. intinya kita berharap perubahan itu selalu kita lakukan, kearah yang lebih baik tentunya. untuk negeri ini, menjelang pemilihan presiden, gw harap pembaca lebih cerdas dalam memilih presiden kita nanti. percuma kalau terus bermimpi akan datang sosok presiden yang sempurna, There’s nothing perfect.

penulis menyadari masih banyaknya kekurangan, mohon dimaafkan bila ada salah-salah kata.

Leave a Reply