Selama seminggu kemarin jadwal gw padat nyaris tanpa waktu tersisa untuk sekedar “nafas”. Project secara berurutan (dan seringkali overlap), menunggu dalam list To-Do gw untuk di follow up. Sebenernya gw udah bikin planning apa-apa aja kerjaan outstanding yang musti gw selesain minggu ini, namun apa boleh buat, Rencana Tuhan sebagian berbeda.
Senin : Kerjain IoW yang ketinggalan, pastiin gak ada bugs, soalnya siangnya hrs ke Klien untuk UAT.
Selasa : benerin Bugs hasil UAT kemarin, supaya, Siangnya UAT lagi (bisa lancar)
Rabu : Assisting Others, temen gw kesepian, butuh temen buat meeting ke klien. Siangnya ke kantor siapin skrip untuk migrasi data.
Kamis : Klien secara tidak terduga (namun msh dalam batas kewajaran) mengirimkan email yang berisi Bugs dan omelan supaya segera diperbaiki.
Jumat : Klien secara terduga (dgn menggandeng kata “Komitmen”, yang disalahgunakan sebagai “Pemaksaan”) minta gw untuk Stand By on site di sana.
Sabtu : Istirahat, dan ngebayangin senin bakal di damprat sama Klien krn Bugsnya blm di follow up.
Minggu : Istirahat, jalan-jalan, bersantai di rumah dan tidur sebanyak-banyaknya, dan seminggu kedepan bakal lebih berat kalau klien “tak terduga” tiba-tiba ngirim email minta di follow up.
Secara teori dari system basis data, table “Planing GW” ini tersusun dari dua field penting : Plan dan Realization. Secara kuantitatif rasio Plan dan Realization seharusnya masih dalam batas normal antara 0.8 sampai dengan 1. But then what happen tea ?
Internet, You Tube, Facebook….
Aya te naon kumaha emangny ?
Faktanya :
gw punya 24 jam sehari. (dan juga semua manusia, kecuali para astronot yang sekarang ngorbit, konon waktu berjalan lebih lambat buat mereka).
Kemudian:
Gw butuh tidur. (dan juga semua manusia… tanpa terkecuali).
Gw butuh Ibadah. (dan semua manusia yang ngaku berAgama).
Gw butuh hal lain selain pekerjaan. (apapun itu…makan, minum, ke WC, gangguin tmn kerja, dan lain sebagainya)
Dengan load pekerjaan seperti ini, tambahan 3-4 jam dari waktu kerja normal yang 8 jam seharusnya bisa mengurangi beban kerja gw esok harinya. TETAPI…. Internet : You tube, Facebook, Blog, One Manga dkk menjadi godaan berat dan Gak semudah itu untuk bisa Close tu halaman.
Gw bisa ngeliat hal ini sebagai salah satu kelemahan diri gw. meskipun sebenarnya gw Tahu mana yang merupakan Prioritas, tapi pelaksanaannya di lapangan (terpaksakan) berbeda. Gw anggap diri gw sebagai “korban” yang mudah terhasut oleh berbagai informasi dan hiburan menarik yang disajikan Situs-situs tersebut. Pelaku seperti You Tube, Facebook, WordPress, Blogger, OneManga dkk secara Sengaja Tebar Pesona kepada pengunjungnya agar nyangkut di jarring mereka berlama-lama. Memang bukan hanya gw saja yang seperti ini, banyak korban2 lain yang “menelantarkan” projek mereka krn terpancing untuk menonton lelucon konyol ClipCritics di You Tube, atau Upload Foto, tag Gambar, cari2 application yang bagus di Face book, atau juga seharian penasaran dan akhirnya nerusin baca komik Naruto di Onemanga.
Kegiatan yang seperti ini seharusnya dihindari, terutama bila Anda sedang dalam periode “Mengejar Deadline”. Mungkin gw coba berbagi Tips agar Anda bisa focus dalam mengerjakan projek ketimbang main internet.
1. Susun Prioritas Kegiatan Anda, tuliskan susunannya pada To-Do List handphone, notebook atau pada buku catatan Anda.
2. Buat target waktu penyelesaian pekerjaan Anda tersebut.
3. Fokuslah saat anda bekerja, Ada baiknya anda menutup semua aplikasi selain yang berhubungan dengan pekerjaan.
4. Pasang Musik. Jangan music keras krn bisa membuat konsentrasi anda pecah, jangan pula music slow karena bakal bikin ngantuk. Cari music dengan irama cepat dengan distorsi minimal.
5. Cemilan, Kopi, Teh, Susu atau apapun yang bisa mengisi rasa bosan jika pikiran Anda sedikit ngeblank pada waktu bekerja.
6. Pikirkan sesuatu yang bisa memotivasi Anda untuk tetap semangat bekerja
Saya menyadari, Terkadang bukan perkara mudah menghindari “Internet Effect”, tapi tetaplah berusaha !!! inget emak dirumah minta di beliin Martabak, kerjaan lo gak kelar nanti emak gak di beliin martabak mareh2 d…. huhuhuhu…
Nu nu, gmn sih lo. Masa ga bisa Disiplin dikit. Ingat disiplin itu asalnya ya dari diri lo sendiri. Ya kan?
dariyangsebenarnyapunyamasalahyangsama