Blog on mobile. A first try

Super hot weather outside makes me a little lazy to go anywhere. So i decide to stay in my room, with air conditionaire turned on, playing with my xperia arc;such a nice phone. And, i suddenly remember my last post on this blog i posted yesterday from office. I remember to make all little revision, and since i’m holding my xperia, why not try to revise the post using it.
It leads to me too wordpress application for android. Then  instead of revising, i rather to make a new post, which is this post, as a first try.

Don’t know how good or how far this apps can do, i’ll let you know maybe later when i’ve try all the feature.

By the way, have a nice day people, is it hot outside in urs?

So now the belly is the topic now ?

It has been like months I’ve abandoned this blog, seems it dusts and rusts the every pages. *taking broom and start cleaning*.

How are you doing friends ?

I found this day is like the exhaustion accumulated from the days of the entire weeks. Tons of paper shit, IOW and codes for tons of deadline next week. my whole body feel weary asking for a decent massage, which I hardly find around my place for the affordable price offered. I remembered the last time I called massage service I had to pay 100K for 1 and little more hour not very decent massage, priced like a 5 star hotel service with 0.01 star quality. It offers 2.5 times cheaper and better in my hometown.

well, seems no place can provide the thing I look for shortly, I found the thing important more than I need massage.

My friend said I need to work out, my belly’s getting bigger and thought it kind of, well, natural barrier of attractiveness radiation. yeah he’s right, and I HATE to admit it.

It feels like it just couple of time ago I’ve gotten a review from my CTO. and as I remembered he quipped the bouncing pillowy fat hanging on my belly when I was about walked out the room. “you need to work out” said he.

And then there’s my next cubicle friends who went often touching my belly when we passed in the office pantry, a total harassment to my belly privacy, when since then I prepare a belly defensive hand protection every time we passes by.

there also my girl friend (notice the space between girl and friend), who love to come to my desk just to annoyingly shout and say “hi big belly” in front of group of people sitting around. I never hate her to do that, I still thought she’s funny when I encounter her insult by calling her “hi big cheek”.

it also a time when I came to my colleague wedding. I prepared my best suite on it and try to look as sharp as I can. the disaster came when I eaten so lot so I had to unbutton my suit lately. the only thing prominent of me is not the way I dress, not my suit, not my charismatic way of walk, but yes, it was my belly. groups of people were gather around and had a small talk when, finally, someone talk about my belly, they asked me to button it up and laugh when it was kind of bit forced, said that my belly to big so it was useless to button it up, said that I couldn’t breath, said that I suffered. Totally I suffered they lough at me like that, but no, I was glad that I was the entertainment.

it is the time I should think this belly problem is a serious matter. my another friend said, “you can’t be an artist”. hell yeah ? I think again for those artists in the world, all of them either are skinny or fat. and I’m just like an mid-age old man with disproportionately size of belly. my attractiveness is degrading 150% because of it.

to me, the belly problem is a hot topic, a serious problem I have to deal with, an action plan to work where full commitment is necessary, an issue that if it solved, it can open much much more possibilities to me, like be an artist.

to me, it is done for you big belly, the time for you is over, Six pack is coming closer, you will see it. *i hope so* :D

 

 

Punya Masalah Sama Waktu ?

I have a problem with Time…

clock Sebenarnya gw punya masalah dengan waktu. bukan masalah seperti sering telat atau sejenisnya, tapi lebih ke arah teknis. Pikiran dan jiwa gw seringkali melayang dalam skala dan dimensi yang berbeda dari aturan Normal (maksud?? | gw juga gak tau). sebagai Contoh, gw sering banget bingung hari apa sekarang. Entah apa karena waktu berjalan lebih lambat atau lebih cepat, yang jelas, hal itu membuat waktu gw tampak terdistorsi secara gak normal.

Orang bisa bilang mungkin hal ini adalah kepikunan, atau mungkin bisa dikatakan gejala pikun, blom sebatas pikun beneran, atau hanya pelupa.  what so-ever, setelah gw melakukan pencarian atas masalah ini, gw menemukan beberapa hal yang mungkin bisa menjelaskan kenapa ini bisa terjadi.

Dari beberapa artikel yang gw baca, gw menemukan suatu istilah yaitu Time Distortion. mungkin lo pada sering denger orang bilang "eh ngerasa ga sih kalo kita makin tua waktu terasa berjalan makin lambat". Pengalaman mereka terhadap waktu yang mereka lewati dirasakan masuk terintegrasi kedalam bagian dari lifetime hidup mereka. 1 tahun adalah 1 per 10 dari waktu hidup mereka saat mereka berumur 10 tahun, sementara 1 tahun adalah 1 per 50 dari waktu hidup mereka saat mereka berumu 50 tahun, karena itulah, waktu akan terasa berjalan 5 kali  lebih cepat saat orang berumur 50 tahun.

secara hitung-hitungan, waktu adalah Jarak dibagi dengan Kecepatan. t = s/v. dan ini adalah rumus untuk mendapatkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kita menempuh suatu jarak.

Saat kita bicara tentang time distortion, sebenarnya bukan tentang berapa lama waktu yang kita sudah lewati, namun yang sebenarnya kita bicarakan adalah persepsi kita tentang seberapa cepat waktu ini berjalan.

jadi ini tentang kecepatan, bukan waktu. v = s/t

apa yang bisa kita lakukan supaya waktu terasa berjalan lebih lambat ?

1. Pengukuran terhadap Jarak

semakin sering kita mengukur jarak yang sudah ktia tempuh,maka akan membuat waktu seolah berjalan lebih lambat, begitu pula sebaliknya.

Sebagai contoh mungkin lo semua pernah pergi ke luar kota naik kendaraan or mobil keluar kota. contohnya mungkin dari jakarta ke bandung. total jarak 200 km dengan waktu tempuh normal 2 jam.

Sekarang coba catat kira-kira berapa lama WAKTU yang udah ditempuh (gak liat jam tapi)

1. cek progresnya setiap 10 KM
2. cek progresnya setiap 1 KM

2. Pengukuran terhadap Waktu

Semakin sering kita mengukur waktu yang sudah kita tempuh,maka akan membuat waktu seolah berjalan lebih lambat, begitu pula sebaliknya.

kalo contoh yang ini mungkin sering kita alami misalny saat kita sedang nunggu giliran dokter, saat kita nunggu pacar di mall, nunggu jam pulang sekolah, dsb, yang bikin kita bolak balik lihat jam. dan apakah lo pada ngerasa waktu berjalan lebih lambat pada saat kita lagi nunggu ?

untuk pembuktiannya, untuk kasus yang sama dengan perjalan kita k luar kota dengan jarak 200km dan waktu tempuh normal 2 jam.
sekarang coba tentuin kira-kira berapa JARAK yang udah ditempuh

1. cek progresnya setiap 10 menit
2. cek progresnya setiap 1 menit

….

kemudian ada istilah Internal Fokus. pengukuran terhadap jarak dan waktu membutuhkan perhatian kita terhadap lingkungan external. memperbanyak perhatian kita terhadap lingkungan external akan membuat waktu berjalan menjadi lebih lambat.

yak, hal diatas mungkinn.. sedikitt.. bisaa. menjelaskan kenapa gw bisa lupa sama hari. jadi bukan karena pikun, yang artinya otak gw masih gak bermasalah:) yihaa

cheersss !

hello Nite

Hello people, happy Thursday night !

badan gw terasa lelah setelah seharian wara-wiri sambil terjebak macet di jalan… jakarta semakin tahun semakin parah. dulu, mobil ga bisa lewat itu wajar, motor masih bisa lewat, trus semakin k sini, mobil dan motor gak bisa lewat itu wajar, sepeda masih bisa.. semakin k sini lagi, mobil, motor, sepeda ga bisa lewat itu wajar, orang masih bisa lewatt… dan sekarang !!! orang aja ga bisa lewat.. PARAH !

cukup mengelus soal macet, anyway busway… selalu ada alesan kenapa kita mau nulis dan post sesuatu ke blog… dan sama halnya kali ini … kali ini gw pengen share soal kebahagiaan…

apa sih arti kebahagiaan bagi lo ?

aga berat pertanyaanya ? :D

anyway… buat gw…kebahagiaan itu masalah mood aja keknya hehehe :D

 

harapan gw… semoga semua orang berbahagia saat ini… ^^ coz they deserved to it

In Love, maybe ?

Kalo lo pada mungkin bosen ama postingan gw soal cinta, maka disarankan kalau lo pada stop dan gak usah lanjutin ngebaca ini tulisan.

karena kenapa ???? coba tebakkk !!

yakk ! tak lain dan bukan, karena gw mo posting soal cinta
sekali lagi… C . I . N . T . A

Im in love

entah kenapa CINTA, sebuah kata yang terdiri dari 5 huruf ini terasa gak pernah bosan untuk dibahas. entah kenapa 5 huruf ini sangat spesial meski banyak kata-kata lain yang menyerupai, sebut aja pinta, tinta, minta, rinta, sinta, ginta, pinta, tinta.. #maksabanget #ngeloop. tapi faktanya,

cinta itu spesial, karena bukankah kita semua bisa lahir kedunia ini karena cinta juga ? cinta antara mama dan papa….atau ‘kesalahan’ ? *menyeringaipolos*.

Cinta itu bisa di definisikan macem-macem, ada yang mengartikan A.. B.. C.. D .. el el. seperti yang temen gw bilang di facebooknya.. definisi cinta sebenernya curcol si orang yang mendefinisikanny sendiri. tapi kita coba lihat definisi cinta menurut tante wiki :

"Love is the emotion of strong affection and personal attachment"

yang dalam bahasa indonesia ini artinya… *kurang lebih*

"Cinta adalah perasaan dari kasih sayang yang kuat yang dimiliki seseorang"

mungkin lo juga berpikir definisi diatas dibikin sama tante Wiki pas jatuh cinta sama om google.. pasti mungkin…

WELL, apapun definisi cinta.. tanpa basa basi cinta lagi.. let we go to the story !

sebelumnya, mari kita simak kalimat dibawah ini…

I am in Love

tapi tunggu, gw lupa taro tanda tanya (?).

I am in Love ? …….. ????

buat yang ngerti tata bahasa, dari segala macam jenis bahasa mulai dari bahasa indonesia, inggris, spanyol, korea, jepang, hingga bahasa alien…
ada perbedaan yang jelas antara kalimat pertama dengan kalimat kedua yang sudah ditambahakan tanda tanya.

kalimat pertama adalah pernyataan, pernyataan bahwa gw lagi in LOVE… sementara yang kedua adalah Pertanyaan.. apa gw lagi in love ?
sampe sini gw yakin lo semua masih bisa ngikutin manuver bahasa tingkat rendah yang sedang di terapkan disini, jadi, mari kita hentikan permainan bahasa yang bertele-tele ini dan bergegas ke inti dari cerita.

tapi sebelumnya, kalo ada yang bisa menebak bahwa I am in love… maka kalian .. HEBATT !

yak, cerita dimulai….. I am in love…

tapi.. *cerita baru satu kalimat tapi udah pake ‘tapi’*

tapi.. gw bingung, karena gw sudah berkomitment pada diri sendiri, bahwa gw HANYA AKAN Jatuh cinta pada orang yang TEPAT saat gw jatuh cinta nanti.
gw gak ingin jatuh cinta pada orang yang salah, yang pada akhirnya merugikan gw… seperti misalnya pas gw jatuh cinta pada Maria Ozawa dulu… salah banget karena akhirnya dia selingkuh sama bnyk cowo…

maka sebelum larut pada perasaan, kali ini saya bertanya, apa saya benar benar jatuh cinta ? jatuh cinta pada orang yang tepat atau cuma ngarep pada orang yang salah ?

cinta atau ngarep ? apa bedanya ya ?

baiklah,

Si cewe yg beruntung ini punya kriteria A.. dengan harga yang kelas A punya.
sementara, gw adalah cowo kriteria B, dengan daya beli kelas C.

Ibarat belanja di baju Pasaraya, pengen punya baju Executive dengan daya beli Valdano..
dan sejauh ini, si Executive masih belum menandakan bahwa dia sedang di obral atau pun dia mau dibeli dengan harga Valdano…
jadilah sebuah kesalahan bila gw memaksakan untuk beli baju Excecutive…

so, menurut gw… saat gw bilang gw pengen bisa bersama dengan si Executive, apapun caranya, entah merengek di depan kasir supaya di kasih diskon, entah nyolong, entah ngerampok kartu kredit orang lewat demi buat ngedapetin tuh executive…. itu adalah ngarep.. menurut gw loh ya.

lalu kalau cinta ?

cinta sejati adalah membiarkan si Executive melekat gagah di tubuh sang manekin… *dan pergi mencari Valdano*

tapi…

tapi….

I love “The Executive” so much !

so gimanaa donkkk …. ?????

sayangnya… bahkan hingga saat ini, gw masih dalam masa perenungan, dan tampaknya gw perlu berkelana dan bertapa di bawah pohon bodi untuk mencari jawabannya…

karena pohon bodi ga ada, jadi mungkin saya ke toilet aja.. duduk nongkrong dan bersemedi disana… semoga pencerahan datang kepada saya.. Amin…

shhaammpaaii jhhhumpahhhh ! *ngedenn2an*

Hari ini…

hari ini gak banyak bedanya seperti hari-hari lainnya, udara panas yang menyengat kulit, macet yang terjadi di setiap ruas jalan-jalan , atau polusi yang merampas oksigen dari mahluk-mahluk yang membutuhkannya. namun ada satu hal yang berbeda. satu hal yang gak penting. apa itu ?

mari gw bawa lo semua kembali ke 26 jam sebelumnya. ke hari senin tanggal 10 January 2011, jam 5.30 sore. saat itu gw sudah bersiap untuk pulang, dengan ransel dipundak, sendal empuk favorit dan konci motor Jupibee kesayangan ditangan, berjalan menuju tangga, mampir sebentar ke tempat teman kerja selantai, pamit dengan penuh basa basi dan sosialisasi rutin sblm benar2 pulang, saat hendak menuju tangga, tiba-tiba seseorang mendekat dari belakang dan…TAMAT

HAH? TAMAT ?? beneran tamat ?

engga juga. tentu ada kelanjutannya, tapi buat apa gw ceritain ? emang siapa lo ? emang siapa bokap lo ? emang gw siapanya lo ??? *stress*

yak maap, tulisan ini udah keluar dari tujuan semula alesan kenapa gw berniat me-posting sesuatu hari ini. yak, gak lain gak bukan, karena hari ini adalah tanggal

1-11-11

yayyy ! gak penting kan ?

 

TAMAT

Welcome 2011

2010 sudah berada di penghujung hari terakhirnya, terompet-terompet sudah mulai dijualbelikan oleh pedagang2 di pinggir jalan, Obral akhir tahun di berbagai Mal, tempat2 wisata yang mulai menawarkan atraksi-atraksi menariknya untuk memikat pengunjung, dan kita semua yang mencoba untuk membuat rencana dengan Kerabat ataupun keluarga tentang apa yang akan kita lakukan di malam tahun baru nanti.

dan mungkin kita juga merasa bahwa sepertinya baru kemarin kita melakukan hal yang sama, 360 hari lebih telah kita lewati dengan cepat dan orang kini mulai bersahut2an tentang #2010memories di twitter.

Relaks Kawan ! …

gw, kalian, atau siapapun pasti punya kenangan yang bisa di tweet dengan menyertakan hashtag #2010memories ini, baik itu manis maupun pahit. like it or not, 2010 sudah Habis, bagian keuangan sudah tutup buku dan menghitung rugi-labanya, bagian penggajian sudah tutup Pajak dan menyiapkan laporan2 akhir tahun, mal2 pun sudah mulai cuci gudang untuk mengurangi stok barang. lalu bagaimana dengan kita ?

Akhir tahun memang waktu yang tepat untuk Instropeksi dan mulai membuat rencana ataupun resolusi yang akan dicapai tahun berikutnya so, apa resolusi gw tahun depan ya ?

Sekedar instropeksi, ini adalah resolusi yang gw buat awal Tahun 2010 :
1. Punya Pacar
2. Punya Mobil
3. Jalan2 Ke Luar Negeri
4. Berat badan proporsional dan Perut menjadi lebih rata

dan hasilnya, selain resolusi No 3, resolusi lainnya adalah GAGAL. mobil gak punya, perut masih buncit, dan masih tetap Jomblo, menyedihkan.

itulah kenapa mungkin kali ini gw gak ingin membuat resolusi. Gw merasa kalau gw perlu memberikan sedikit freedom kepada pribadi gw. Gw punya Tujuan Akhir, gw tahu kenama gw harus pergi, namun gw ingin menjalankan hidup tanpa ekspektasi ataupun, gw ingin memberikan kesempatan pada diri gw untuk melwati hari-hari di tahun 2011 nanti seperti layaknya musik Jazz, bermain tanpa aturan dan penuh improvisasi, namun tanpa mengurangi sedikitpun nilai seninya.

Namun beda resolusi, beda pula harapan. gw punya harapan pada Tuhan agar Indonesia secara financial bisa lebih baik, tingkat bunga KPR dan Inflasi tidak terlalu tinggi, dan Kenaikan Gaji awal Tahun yang pantas dari perusahaan. yup, gw berharap banyak pada aspek finansial gw secara micro dan macro agar gw bisa keluar dari zona krisis dan bergerak menuju arah yang lebih baik. Amin

Perjuangan TimNas di piala AFF kemarin memberikan inspirasi besar bwt gw untuk belajar cara berjuang dan menikmati permainan. Mereka kalah 0-3 di leg pertama, dan harus membalas dengan score yang lebih telak. saat itu semua orang berpikir tentang keajaiban yang hanya bisa membawa mereka kemenangan. Di saat pertandingan di gelar, jutaan mata pendukung menyaksikan. TimNas dengan penuh tekad dan perjuangan tanpa henti, dan dengan kualitas permainan ‘Seadanya’ , yang bagi sebagian orang adalah kebodohan, namun bagi yang memahami, disanalah dedikasi yang menjelma menjadi seni dan keindahan. Meski akhirnya tidak bisa juara, but… they showed to us, why not just fight and enjoy.

with no Expectation in Live, with Believe that God will surprise me in good.

WELCOME 2011

Aku mungkin Bisa lebih

sedikit curhat kawan !

aku tidak memulai bagian awal dari kehidupanku dengan terlalu baik. Aku berpikir, seharusnya, aku bisa lebih dari aku yang Sekarang, jika aku memulai awal kehidupanku dengan lebih baik.

kucatat beberapa kegagalan dalam hidupku, diawal-awal usia yang kujalani, yang kualami bukan hanya karena keterbasan yang kumiliki, namun juga ketidakmaksimalan usaha yang kulakukan.

menyesalkah ? mungkin.

Kini aku bertanya, siapa yang harus bertanggung jawab atas kegagalan tersebut ? siapa yang harus ‘bersalah’ dan menyebabkan ini semua? Dirku sendirikah ? Orang tuakah ? masyarakatkah ? Tuhankah ?

aku menyadari sekarang, bahwa kegagalan yang kualami tidak hanya berakibat buruk untuk diriku saja, namun juga untuk orang-orang disekitarku, keluargaku misalnya.

Pada poin-poin tertentu dalam hidupku, seandainya bisa, aku ingin kembali kesana, mencari the young me. Menasihatinya, mengingatkannya, dan menamparnya keras agar diriku saat itu Menyadari bahwa apa yang dia lakukan kelak akan menjadi penyesalan untuk dirinya sendiri.

Namun aku tak bisa !

Aku tidak bisa berharap pada masa lalu, aku takkan bisa kembali kesana. yang bisa kulakukan, Berusaha lebih keras untuk kehidupanku sekarang dan Masa depan.

Usaha yang kulakukan tidaklah mudah, pertama, aku menemukan tantangan bahwa, aku telah berbuat salah di waktu-waktuku yang lalu. dan untuk itu, aku butuh usaha untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut. Kedua, aku juga harus berusaha memperjuangkan mimpi dan cita-citaku, untuk kehidupan yang lebih baik sekarang dan dimasa depan.

Aku tidak ingin menyesal, lagi !

Ya, aku merasa Tahun ini adalah Tahun penuh tantangan berat yang pernah kualami dalam hidupku, tentu dalam kapasitas dan tanggung jawabku yang lebih besar. Sekarang aku ingin memandang positif pada kehidupan dan Takdir yang kumiliki. tak Ada cobaan selain bertujuan menjadikan seseorang tumbuh menjai seseorang yang lebih baik. aku ingin berusaha sebaik yang aku bisa, seburuk dan sebaik apapun akhirnya nanti, aku akan pasrah pada sang Pencipta.

——————————————————————————————–
Walk in the dark cave, All I can see now is black
with torch in my hand, tracing off the lane, Trying to figure my way out
I don’t know what wait me ahead,
I can only BELIEVE, that at end, it is Light, the light of goodness

Just Got My Test

I’ve just got a Personal DNA test, quite interesting, and this is my result :

which is described as :

you are an inventor

Your imagination, self-reliance, openness to new things, and appreciation for utility combine to make you an INVENTOR. You have the confidence to make your visions into reality, and you are willing to consider many alternatives to get that done. The full spectrum of possibilities in the world intrigues you—you’re not limited by pre-conceived notions of how things should be. Problem-solving is a specialty of yours, owing to your persistence, curiosity, and understanding of how things work. Your vision allows you to identify what’s missing from a given situation, and your creativity allows you to fill in the gaps. Your awareness of how things function gives you the ability to come up with new uses for common objects. It is more interesting for you to pursue excitement than it is to get caught up in a routine. Although understanding details is not difficult for you, you specialize in seeing the bigger picture and don’t get caught up in specifics. You tend to more proactive than reactive—you don’t just wait for things to come to you. You’re not afraid to let your emotions guide you, and you’re generally considerate of others’ feelings as well. Generally, you believe that you control your life, and that external forces only play a limited role in determining what happens to you.

you are benevolent

You are a great person to interact with—understanding, giving, and trusting—in a word, BENEVOLENT You don’t mind being in social situations, as you feel comfortable enough with people to be yourself. Your caring nature goes beyond a basic concern: you take the time to understand the nuances of people’s situations before passing any sort of judgment. You’re a good listener, and even better at offering advice. You’re concerned with others at both an individual and societal level—you sympathize with the plights of troubled groups, and you can care about people you’ve never met. Considering many different perspectives is something at which you excel, and you appreciate that quality in others. Other people’s feelings are important to you, and you’re good at mediating disputes. Because of your understanding and patience, you tend to bring out the best in people.

Commitment Cliche !

kalo ngeliat sejarah panjang kehidupan gw kebelakang, gw mencatat beberapa images (2)masalah besar yang berujung pada kegagalan, bukan karena gw gak punya tujuan, bukan karena gw ga punya semangat, tapi lebih karena gw mudah teralihkan, distracted, lupa akan tujuan awal yang udah dibuat. masalah klise yang bahkan sampai sekarang masih gw lakukan terjadi. what is wrong ? banyak alasan buat kegagalan, facebook, internet, ujan, panas, dingin, laper, macet, zombi; apapun bisa jadi alesan. namun inti masalah sebenarnya hanya satu. terlalu manjain kelemahan

“One must work and dare if one really wants to live” – Vincent van Gogh

gw sadimages (1)ar akan kegagalan dalam melaksanakan komitmen yang sudah gw buat. membuat beberapa hal menjadi rusak dan harus gw perbaiki dengan susah payah. Mario Teguh bilang bahwa waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk membereskan suatu masalah jauh lebih besar daripada waktu yang kita butuhkan untuk bekerja dengan lebih cermat. dan seandainya, gw lebih konsisten dalam menjalankan komitmen yang sudah gw buat, kesalahan tersebut tidak seharusnya terjadi. dan inilah yang sedang gw perjuangkan, sebagai priority dari pengembangan diri gw kelak dimasa depan.

alesan gw menulis ini sebenarnya karena gw terinspirasi setelah membaca Blog seoran teman. dari blog tersebut, gw bisa melihat bahwa dia serius menjalani pekerjaan dan minatnya, yang kini boleh dikatakan menginspirasi orang-orang, as the comments leaved there. Big salute to him.

Now I am trying to fix my self, I still have several months before end-year. Ganbatte Kudasai !

images (3)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.